Uswatun hasanah

Uswatun hasanah,lahir di kota kecil Blitar 28 April 1984. Pendidikan dasar di selesaikan di MI ALHUDA Blitar begitupun pendidikan menengah pertama masih di Blit...

Selengkapnya
Guru Besar part 1

Guru Besar part 1

awalnya aku tak menduga pertemuan itu dengannya, agenda pemerintahan bagi guru-guru terpilih di seluruh provinsi di Indonesia. seperti juga yang telah tertulis ribuan tahun lalu di lauhil mahfudz, itulah pertemuanku dengannya. kesan pertama bertemu dengannya dia begitu disiplin dan tegas saat mengumpulkan surat perjanjian kerja. yah, aku sudah terpesona kali pertama memandang wajahnya yang khas jawa. ah batinku berkata tidak mungkin dan akan menjadi hal yang mustahil bisa kenal dengannya apalagi sampai ke jenjang berikutnya. tapi siapa yang sangka aku mendapatkan no hp pribadi juga emailnya. alhamdulillah batinku berkata,sebuah rasa bahagia yang tak beralasan. kenapa coba, gak mungkin aku menghubunginya untuk hal pribadi karena no hp pun diberikan untuk kegiatan resmi seputar dana yang diberikan pada kami.

waktu pun terus berlalu,detik,menit dan jam sampai akhirnya agenda kegiatan yang menjadi deadline resmi pemerintah itu pun datang. beberapa hari aku beserta teman-teman ketua sibuk wara wiri mengurus keperluan pencairan dana. satu urusan yang cukup membuat capek jiwa dan raga. kantor pajak dan bank pun menjadi langganan kami untuk mengecek cairnya dana. kuberanikan bertanya dengan mengirim pesan pribadi di wa bapak yang aku kagumi ini, tapi jangan mikir macam-macam dulu, wa pertama formil banget baik bahasa maupun isinya karena berisi foto surat-surat juga keperluan dana. sesekali kutanyakan kapan waktu pencairan dana dan sama sepertiku jawabnnya formal juga.

sampai suatu pagi, saat sibuk-sibuknya mengajar,aku dapati telponku berbunyi, dan oh my god bapak itu yang telpon. dengan kekuatan penuh, badan yang hampir jatuh lunglai ku coba mengangkat hp yang terus berdering " ya assalamulaikum wr.wb " sapaku. dan suara jawaban salam yang lengkap pun terdengar diujung telpon. suaranya yang begitu mempesona, maksud saya disini mempesona karna suaranya berkarisma banget. diberitahukanlah tentang proses pencairan dan posisinya yang masih di sumatera barat, sibuk mentransfer dana juga. kucoba memberanikan diri bertanya tentang 2 temanku yang dananya belum kunjung cair juga sementara tanggal kegiatan sudah menghitung hari dan banyak yang harus kami persiapkan. dengan tenang bapak itu menjelaskan alur dan alasan belum masuknya dana. dari situlah awal bapak ini sering menelponku untuk urusan dana kegiatan.

kegiatan yang direncanakan pun telah berjalan 2 minggu, sampailah hari dimana kami harus mempertanggungjawabkan dengan baik laporan keuangan itu. tim monev telah datang, kebetulan yang memeriksaku seorang bapak juga. orangnya baik, tidak galak meski jujur saya berharapnya yang memeriksa saya orangnya lebih teliti lagi tapi ya sudahlah bagiku itu suatu keberuntungan. kami pun sudah menyiapkan makan malam untuk menyambut mereka yang berasal dari jakrta. beberapa oleh-oleh khas daerah kamipun sudah kami persiapkan untuk bisa mereka bawa pulang.

hari terakhir pemeriksaan bapak yang memeriksaku memanggil ke hotel tempatnya menginap, aku dag dig dug ketakutan berpikir kalau disuruh masuk kamar dan ternyata alhamdulillah itu ahnya kekawatiran belaka. beliau memanggilku untuk pergi ke salah satu sekolah tempat uji kompetensi hasil kegiatan yang kami laksanakan ini. karna bapak ini belum mengetahui lokasinya, maka aku dan temanku ketua juga yang mengantarnya menggunakan kendaraan khas daerahku. sampailah kami di sekolah itu, bincang ringan dariku sebagai pembuka dan dilajutkan oleh bapak itu dalam ruangan kepala sekolah. setelah semua keperluan selesai akhirnya kami memutuskan berfoto bertiga sebagai kenangan kegiatan disekolah tersebut. dan foto inilah yang akhirnya menjadi sejarah besar dalam hidupku.

DISCLAIMER
Konten pada website ini merupakan konten yang di tulis oleh user. Tanggung jawab isi adalah sepenuhnya oleh user/penulis. Pihak pengelola web tidak memiliki tanggung jawab apapun atas hal hal yang dapat ditimbulkan dari penerbitan artikel di website ini, namun setiap orang bisa mengirimkan surat aduan yang akan ditindak lanjuti oleh pengelola sebaik mungkin. Pengelola website berhak untuk membatalkan penayangan artikel, penghapusan artikel hingga penonaktifan akun penulis bila terdapat konten yang tidak seharusnya ditayangkan di web ini.

Komentar

Kayaknya pengalaman pribadi ya bu

13 Jun
Balas

Bergabung bersama komunitas Guru Menulis terbesar di Indonesia!

Menulis artikel, berkomentar, follow user hingga menerbitkan buku

Mendaftar Masuk     Lain Kali